Jumat, 23 Oktober 2015

Kemana Indonesiaku?

     Aku membaca artikel tentang Sukarno akhir-akhir ini dan beberapa artikelnya menginspirasiku untuk terus berjuang dan tidak pernah menyerah untuk membela apa yang kuyakini selama ini. Beberapa artikel yang kulihat ada sebuah sejarah dalam artikel itu yang membuatku tercengang dan sempat membuat diriku berfikir sejenak memikirkan bagaimana ajaibnya peristiwa sejarah tersebut.

Bendera merah Putih
    Jika kalian tau gerakan non-blok kalian pasti tidak bisa lupa dengan siapa pencetusnya. Ir. Soekarno. Presiden Indonesia yang menurut saya sampai sekarang tidak ada yang bisa mengalahkan prestasi menganggumkannya. Di gerakan non-blok ini Ir. Soekarno berhasil membuat negara kita menjadi negara yang kuat dan menakutkan karena bisa membuat takut negara lain yang menentang dan mengejek negara Indonesia. Bukan hanya gerakan non-blok, ada juga seperti pertemuan lainnya yang dilakukan Soekarno, dimana ia berbicara didepan umum tentang ideologi pancasila dan membuat hadirin di pertemuan itu bersorak kagum dan berdiri bertepuk tangan karena kehebatan pemikiran Soekarno.

     Ketika aku teringat tentang Soekarno, hal-hal seperti ini selalu terlintas begitu saja dipikiranku. Aku seperti tersengat semangat nasionalisme dan patriotisme kepada negara. Aku jadi teringat bagaimana hebatnya negara Indonesia waktu itu. Aku jadi serasa terbawa lagi kesuasana dimana Rakyat Indonesia dipimpin oleh Soekarno dan menjadi negara yang besar waktu zamannya.

    Tetapi . . .
    Itu cuma hayalan . . .

    Aku sering merasa sedih melihat perkembangan Indonesia sekarang. Semua seperti berbanding terbalik dengan keinginan Soekarno pada zamannya. Negara Indonesia sekarang sangat hancur dan terbengkalai. Program pemerintahannya tidak ada kepastian yang pasti. Pendidikannya pun hanya membuat mahasiswanya semakin malas dan jauh dari realita sosial yang ada. Jiwa nasionalisme mereka sudah lumpuh. Politik di negeri ini pun sudah tidak berbudaya lagi. Pemimpinnya-pun bermentalkan korupsi. Kebudayaan sudah tidak tahu kemana akan berakhirnya sedangkan efek globalisasi-pun semakin keras dan merusak Indonesia. Tidak ada yang peduli dan mau merubahnya. . .

    Aku sering bertanya, " Kemana Indonesiaku yang dulu? ".. semua jawabannya seperti kehilangan maknanya.. diirku seperti sebatang kara disini dan sering menganggap dirinya gila karena memikirkan sesuatu yang aneh-aneh.... Ah! entahlah.. biarlah semuanya terjadi.. aku hanya ingin berceloteh.. walaupun tidak ada yang mendengar atau peduli.. " Kemana kah indonesiaku ini??!! "...

    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar